Semarang Zoo

One Zoo • Hundreds Animals • Millions Memories
Seni dan Teknik Mengawetkan Binatang

Taxidermy

Taxidermy berasal dari dua kata Yunani, yaitu taxis yang berarti pergerakan dan derma yang berarti kulit. Jadi pada intinya taxidermy berarti teknik mengawetkan kulit asli binatang dan membangun kembali tubuh binatang dengan bahan buatan.

Taxidermy menyangkut teknik dan seni mengawetkan binatang. Taxidermy erat sekali dengan seni karena binatang yang diawetkan harus menghasilkan binatang awetan yang mendekati keadaan sebagaimana ketika binatang tersebut masih hidup.

Hasil dari seni taxidermy bisa kamu temui di Museum Satwa Semarang Zoo yang memiliki koleksi pajangan hewan seperti Singa, Kancil, Burung Merak, Siamang dan lainnya. Selain bagian dari seni rupa yang menarik, taxidermy juga banyak digunakan sebagai wadah penelitian, khususnya kedokteran.

Lewat metode ini, para peneliti dapat mengenal lebih dalam anatomi dan genetik mahluk hidup. Dengan obyek kebanyakannya hewan, hasil taxidermy dapat mendukung berbagai macam teori yang mereka tengah simpulkan.

Koleksi

Taxidermi Rusa

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Merak

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Orang Utan

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Singa

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Macan Tutul

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Harimau Benggala

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Kuda

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa
taxidermi-semarang-zoo-6

Rusa Timor

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa
taxidermi-semarang-zoo-9

Orang Utan

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa
taxidermi-semarang-zoo-10

Siamang

Koleksi taxidermi Semarang Zoo di Museum Satwa

Anda ingin mengawetkan hewan yang mati ?

Login

Register

Reset Your Password

×